“Orangutan and Fire Damage” E~TALK AND DISCUSS #1

Sabtu 12/02/2022- Seringnya terjadi kebakaran hutan di Indonesia menjadikan fenomena ini tidak asing lagi terutama bagi masyarakat yang ada di pulau Kalimantan dan Sumatera, kebakaran hutan yang sering terjadi juga mengakibatkan banyak flora maupun fauna kehilangan tempat tinggal mereka dan hal tersebut memberikan dampak yang sangat buruk bagi keseimbangan ekosistem yang ada. Berlatar belakang hal tersebut maka pada sabtu 12 Februari 2022 pukul 01.00 p.m WIB ESI mengadakan E~Talk and Discuss pertama yang bertemakan  Orangutan and Fire Damage: Adjustment to The Short and Long-Term Natural Forest Management. Pembiacara pada diskusi santai kali ini adalah Hanna Nur Afifah Yogar yang merupakan alumni dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan juga seorang Graduate Student di Chiang Mai University.

Pada webinar kali ini, dalam materinya Hanna memfokuskan pembahasan menjadi empat yakni why and what is orang utan, what is fire damage, what is forest management, dan yang terakhir adalah how do they interact each other. Alasan Hanna fokus kepada orangutan karena pada habitatnya orangutan memegang peran yang sangat penting dan tidak bisa digantikan oleh makhluk lainnya ketika mereka punah. Salah satu peran yang di pegang oleh orangutan yaituseed dispersal atau dalam kata lain mereka mampu menyebarkan benih pohon lebih cepat ketimbang manusia. Namun kebakaran hutan yang terjadi berulang kali di hutan Kalimantan memberikan dampak buruk berupa kerusakan atas habitat dari mamalia tersebut. Sehingga dibutuhkan management yang baik baik dari pihak pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk terus menjaga serta memulihkan kondisi hutan-hutan terutama hutan Kalimantan dan Sumatera yang telah banyak rusak akibat dari kebakaran hutan, jika hal ini tidak dilakukan sesegara dan sebaik mungkin maka tidak bisa dipungkiri bahwa akan banyak hal buruk yang terjadi dan berdampak langsung bagi seluruh kehidupan yang ada disekitarnya tidak terkecuali bagi orangutan, bahkan bisa mengakibatkan kepunahan beragam ekosistem.

“kita harus lebih menghargai keberadaan orangutan dan tidak hanya mengangap eksistensi mereka sebatas hewan yang harus dilindungi karena mereka mempunyai peran penting bagi keberlangsungan kehidupan didalam hutan, intinya kita harus lebih aware akan pentingnya mereka agar bisa merubah banyak hal yang telah terjadi” ucap Hanna pada penghujung acara kali ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.